Jumat, 26 Agustus 2011

Dokumentasi Sepenggal




Malam itu aku tengah sibuk merapikan lemari buku yang tampak selalu berantakan, percuma dirapikan selanjutnya bakal terlihat hancur. sekedar membuang penat aku pun menghentikan tugasku untuk sementara dan tiduran sambil menatap tipi yang selalu menyala. terdengar suara ponselku yang memecahkan konsentrasiku pada acara yang kutonton. nomor ponsel sepupuku yang tampil pada layar hapeku, tak perlu kujelaskan lagi siapa yang telah menelponku. dengan sumbringah aku mengangkat telpon, layaknya seseorang yang telah lama tidak berjumpa, akupun menyapa dia dengan penuh semangat, begitu pula dia membalas sapaan ku dengan rasa semangat yang hampir tidak ada bedanya.

Dulu dia pernah tinggal serumah dengan ku dan keluargaku, namun berjalannya waktu. dia merantau kepulau sebelah, kekabupaten pusat regional di kawasan timur tapal kuda. kabupaten yang memiliki populasi 2juta jiwa lebih pada tahun 2003. kabupaten yang beribu kotakan Jember.

gambar dipinjam dari sini





Berawal dari basa-basi dan menuju obrolan yang serius. sampai ku tau kalau dia lagi bad mood atau bahasa twiitingnya Galau. emosi nya saat itu lagi kacau tak menentu, dia bercerita panjang lebar tentang apa yang lagi dia rasakan saat itu.

Seseorang telah membuat dia menjadi kasmaran. orang yang identitasnya tidak disebutkan dalam obrolan kami, identitas yang sampai saat aku menulis cerita ini masih menjadi tanda tanya dalam benakku, siapa identitas yang dimaksud? identitas yang lagi menjalin hubungan dengan sepupuku. hubungan yang ganjil yang tidak bisa aku jelaskan lebih panjang lagi. bingung dan kelabakan menerima celotehan dari dia. mengubah pemikiranku tentang dia. ternyata dia bukan aku, dan aku bukan dia. hahahaa.. ceritaku mulai ngaco!!

Aku hanya bisa menjadi pendengar yang baik sambil menahan geli yang menyerang bulu leherku! ternyata bukan kisah horor saja yang membuat aku merinding, cerita yang jauh dari kata lurus ini membuat seluruh buluku berdiri dengan mantapnya, malah makin ngawur tulisanku..


Tapi, selanjutnya aku lupa dengan obrolan kami.. benar-benar lupa!! walau kepala ini udah diantokkan berkali-kali kepintu, tetap aja aku lupa. namun endingnya aku masih ingat, kami saling say bye lalu menutup ponsel masing-masing dan kemudian hening!!



Dan janjiku pada sepupuku akan memposting ceritanya ini ke blog milikku.
Semoga saja dia tidak canggung saat curhatannya menjadi dokumentasi sepenggal yang pernah di posting ke dunia maya.




Terobsesi


Kalau anda sering memperhatikan Blog ini berubah-ubah, itu tandanya saya lagi bereksperimen dengan kemampuan menulis saya, mengolah, dan menciptakan sesuatu agar dapat di terima dan menjadi inspirasi bagi pembacanya. Susah-susah gampang ternyata menyalurkan hobi kedunia maya, butuh wawasan yang luas dan pengetahuan yang tidak sedikit.

Beda ketika saya menulis di dalam Diary yang hanya bisa jadi bahan intipan buat orang tua saya saja, tidak bisa dilihat dunia dan lebih menyebalkan saat tulisan tangan saya berubah-ubah sesuai mood saya saat itu.

Sekitar tiga tahun yang lalu saya membuat blog ini, namun isinya monoton dan kaku. anda bisa memperhatikan tulisan saya dari awal, tapi jangan dikira semua isi blog ini Real dari pemikiran saya, karena saya juga manusia biasa yang butuh belajar dan bersosialisasi dengan lingkungan, niat saya tidak buruk. hanya menambah koleksi isi blog ini dan semoga anda juga mendapat inspirasi baru.


Saya butuh dukungan dari anda, mengasah kemampuan dan wawasan saya dalam hal tulis menulis.


gambar dipinjam dari sini




Galau..


Galau..

Kata yang singkat namun ngeHits di sejumlah Jejaringan Sosial, adalah jenis emosi yang Berbeda yang sering kita jumpai disekitar kita, namun susah buat memahami definisi apa itu Galau? Menjadi Galau bukan karena tanpa sebab, dikarenakan Galau memiliki emosi yang labil dan tidak bisa dijelaskan secara pasih.

Galau..
Singkat namun ngeHeeets





Matahari Berganti



Matahari berganti ketika sore itu saya melihat kamu di antara kerumunan orang dan kendaraan. Masa lalu dan masa kini tidak akan pernah sama. Begitu juga dengan kamu. Tapi saya masih mengenal kamu, dan perasaan ini selalu sama setiap saya menatap wajah kamu—yang kini nampak sedikit berbeda.

Waktu berjalan dalam kehidupan kamu; siang dan malam membantumu menemukan arti sebuah perubahan. Sementara, waktu seakan terhenti bagi hidup saya sendiri: stuck.


Kamu tersenyum tipis. Mungkin itu satu-satunya cara yang kamu tahu untuk menyapa saya pertama kali setelah beberapa tahun kita tidak bertemu. Semacam canggung. Atau malah sungkan.


Hanya dalam hitungan tahun, kamu dan saya seolah tidak pernah duduk satu bangku di kelas yang sama, di sekolah yang sama. Dan yang lebih parah dari itu, semua perubahan itu mulai merentangkan jarak dan membangun sekat diantara kita, saya rasa.


Hai, apa kabar?” secara spontan bibir saya bergetar.


Baik. Kamu?”


Ya, seperti yang kamu lihat,” entah bagaimana caranya mengetahui seperti apa gambaran saya di matamu saat ini.


Matahari berganti ketika saya sadar bahwa kamu telah berubah. Ada ketakutan yang teramat sangat dalam diri saya: bilakah perubahan itu membuat kamu mem-‘bukan siapa-siapa’-kan saya? Dan bilakah perubahan itu hanya membuat saya semakin larut dalam rasa cemburu karena telah terabaikan waktu?


Kita berdiri, kaku, di pinggir jalan, di antara kerumunan orang dan kendaraan. Saling pandang secara bergantian. Entah apa yang harus diucapkan kemudian. Entah apa yang harus dilakukan kemudian.


Matahari berganti ketika kita bertemu kembali. Berganti karena dulu kita pernah bersama—sebagai teman, bahkan sahabat—dalam keadaan yang terasa berbeda dengan yang kita rasakan saat ini, setelah bertahun-tahun terpisahkan.


Kayaknya, aku harus….”


Ya, saya tahu.


See you later.

Semoga masih ada matahari yang mempertemukan kita kembali.
Selamanya, masa lalu dan masa kini tidak akan pernah sama, dan matahari boleh saja berganti, kecuali perasaan ini.[]
—–

Sumber klik disini




Kamis, 25 Agustus 2011

Nama Istri di HP Suami dari Tahun Ke Tahun Pernikahan



Ketika sesorang yang cocok untuk diajak berumah tangga, maka itulah hal paling membahagiakan bagi sesorang, namun mengapa kebanyakan dari mereka lambat laun seperti kehilangan cintanya kepada pasangan, padahal ketika janji suci di ucapkan saat pernikahan sesorang akan bersedia mencintai pasangannya hingga akhir hayat memisahkan, seperti yang terjadi pada kebanyakan pasangan dalam memberikan nama pada nomor pasangan di ponsel mereka.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiH54f0ho9_mjS0sUvdtjDE8-wft71CY6fuizrpZa9PcPE6Q4l39veIBmS4PmeFS5wYJzsXKRvXQLE55xVOFkVvPu9GH9WMLYdqXus5Qr1zAegNQZkxZWCQIhyjEddtWbUrjp6xJ9J8VQoK/s1600/Menikah.jpg
Nama Istri di HP Suami (hasil survey majalah PRIA).
  • Baru menikah: MY LOVELY WIFE
  • 1 thn menikah: MY WIFE
  • 5 thn menikah: HOME
  • 10 thn menikah: KANTOR PUSAT
  • 15 thn menikah: PROVOST
  • 20 thn menikah: MABES POLRI
  • 25 thn menikah: WRONG NUMBER
  • 30 thn menikah: WONG EDAN
  • 35 thn menikah: MAK LAMPIR

(Lalu para istripun memberikan serangan balasan)
Nama Suami di HP Istri (hasil sidak anggota Arisan)
  • Baru menikah: MY ONE & ONLY MAN
  • 1 thn menikah: MY HUBBY
  • 5 thn menikah: PAPANYA ANAK²
  • 10 thn menikah: HOME SWEET HOME
  • 15 thn menikah: MY PERSONAL LOAN
  • 20 thn menikah: EMERGENCY NUMBER
  • 25 thn menikah: SATPAM RUMAH
  • 30 thn menikah: CELENGAN
  • 35 thn menikah: DONALD DUCK


sumber klik disini




Menu Sahur Agar Badan tetap Segar Seharian




Puasa badan jadi lemes kurang bergairah, padahal kita musti tetap beraktifitas seperti biasa di sepanjang siang hari hingga kala berbuka tiba. Mesti ada beberapa hal yang tentunya perlu diperhatikan. Salah satunya pola asupan makan saat sahur


Yang perlu Anda ketahui sebelumnya adalah memiliki energi tinggi bukan hanya berarti seberapa banyak Anda makan saat sahur. Menurut ahli gizi dr. Samuel Oetoro, memiliki energi tinggi jika ia dapat terlibat secara total pada apa yang sedang dilakukannya, baik fisik, mental, maupun emosional.

Energi tergantung pada baik buruknya kita memperlakukan diri kita sendiri, baik fisik, emosional, dan spiritual. Makin baik perlakuan terhadap diri, makin tinggi energi yang didapatkan.

Selain mengendalikan emosi, Anda juga perlu mengatur asupan makanan agar tubuh punya energi cukup sepanjang hari. Berikut kiat mengatur energi lewat pilihan makanan saat sahur dan berbuka.

1. Sayuran, buah-buahan, beras merah, dan benih berkecambah seperti taoge sangat baik untuk menghasilkan energi. Masukkan bahan makanan ini di dalam menu sahur Anda.

2. Saat sahur dan setelah berbuka, jangan lupa konsumsi juga buah segar dan jus buah. Hati yang merupakan organ penting untuk detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh) bekerja lebih efisien antara tengah malam dan tengah hari. Makanan yang lain akan mempengaruhi proses detoksifikasi ini.

3. Usahakan menyertakan sayuran segar untuk menu sahur yang bermanfaat memperlancar metabolisme tubuh dalam menu makan. Begitu pula dengan daging, susu dan produk olahannya, atau ikan.

4. Jangan makan terlalu ‘berat’ saat sahur dan berbuka. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan dengan baik. Jika Anda terlalu kekenyangan, saluran pencernaan bisa bekerja terlalu keras sehingga mengacaukan metabolisme tubuh, yang justru bikin Anda lesu dan lemas. Jadi, makanlah dalam porsi sewajarnya.

5. Minum 8 gelas air putih dalam sehari. Rata-rata, tubuh kehilangan sekitar 3/4 liter cairan melalui keringat, bernapas, dan air seni. Usahakan saat sahur dan berbuka Anda cukup mendapat asupan air. Jika suka, Anda dapat menambah minuman teh. Jauhi kopi, dan minuman bersoda.


sumber klik disini




Sebuah Cerita

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak
Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.





sumber klik disini





Sepasang lelaki yang bersahabat itu...


Sepasang lelaki yang bersahabat itu…

Sangat dekat. Mereka duduk bersebelahan tanpa sekat. Berbincang dan bercanda setiap saat.

Lelaki pertama berwajah lumayan dan semua perempuan bisa langsung jatuh cinta saat pertama melihatnya sekaligus patah hati saat mendapati satu fakta yang tersemat di jari manis kanannya.

Lelaki kedua berwajah biasa dan hanya karena ia punya kebisaan di bidang yang kini menjadi pekejaannya, banyak perempuan yang mencari dan meminta bantuannya.

Lelaki pertama sudah lima tahun lebih awal berada di sana dibanding lelaki kedua yang bahkan baru sekitar sembilan bulanan.

Lelaki kedua memang luar biasa. Namanya disejajarkan dengan para senior, dan diramalkan menjadi orang kepercayaan atasan, kelak. Ia pun sudah didaulat mengisi posisi di kantor cabang, sekali dalam satu minggu; sama halnya dengan Lelaki pertama, hanya berbeda kantor cabang saja.

Dan Lelaki kedua juga diberi kepercayaan untuk menjadi mentor anak baru, sebuat saja Lelaki ketiga, yang hampir tiga bulan berada di sana. Atasannya bilang, Lelaki kedua harus bisa membuat si Lelaki ketiga sehebat dirinya.

Sementara Lelaki pertama hanya menjadi mentor bagi dirinya sendiri.

Lelaki ketiga duduk di sebelah lelaki kedua, paling ujung. Dan hanya menjadi penonton atas pertunjukan persahabatan sepasang lelaki itu, di luar kapasitasnya sebagai anak didik Lelaki kedua. Adalah sebuah persahabatan biasa, yang bahkan tak membuat si Lelaki ketiga terharu sedikit pun. Persahabatan yang tercipta hanya karena pekerjaan, profesionalisme, apa pun istilahnya.

Tetapi mereka memang sangat dekat. Jika salah satu absen karena harus mengisi posisi di kantor cabang, maka yang satunya akan kelihatan seperti setangkai mawar di padang yang gersang. Lelaki kedua tak pernah bicara lebih akrab selain pada Lelaki pertama. Bahkan ia tak menganggap keberadaan si Lelaki ketiga-yang juga tak pernah bicara padanya.

Lagu-lagu yang biasa diputar untuk mengisi sela kejenuhan mereka terdiri dari lagu-lagu yang kedua lelaki itu suka. Bahkan, salah satu dari mereka akan berusaha menyukai lagu yang disukai lelaki satunya, dan mencaci lagu yang dicaci lelaki satunya lagi.

Dan setiap jam istirahat, mereka tak pernah terlihat sendiri-sendiri.

Lelaki ketiga berkesimpulan: mereka memang benar-benar bersahabat. Dan kau tahu apa artinya sahabat.

Pada suatu ketika, Lelaki kedua dipanggil HRD. Saat kembali, ia tak banyak bicara, bahkan pada Lelaki pertama (apalagi pada Lelaki ketiga). Kalau bukan Supervisor yang memberi tahu, kami semua tak akan tahu.

Bahwa, Lelaki kedua telah dipercaya untuk memegang kantor cabang baru.

Itu artinya, Lelaki kedua tak akan lagi berada di pusat. Dan Lelaki ketiga kehilangan Mentor-paling-aneh-dan-samasekali-tidak-menyenangkan-nya. Dan Lelaki pertama kehilangan sahabatnya.

Tetapi, Lelaki ketiga merasa, bahwa… Lelaki pertama justru akan lebih kehilangan rasa percaya dirinya, ketimbang merasa kehilangan sahabatnya. Entah kenapa. Tetapi, kiranya kau tahu berapa banyak bulan dalam lima tahun itu. Pastinya lebih dari sembilan bulan, bukan?

Ah, si Lelaki ketiga hanya sok tahu saja. Siapa tahu, kalau ternyata, Lelaki pertama justru merasa terpacu untuk bisa jauh lebih baik lagi?

Dan, sepasang lelaki yang bersahabat itu…

Yeah, namanya juga lelaki. Pasti gengsi sedikit mendramatisir situasi macam ini.

Entah. Lelaki ketiga tidak tahu apakah Lelaki pertama memberi selamat pada Lelaki kedua. Dan kalimat seperti apa yang diucapkan Lelaki kedua untuk menjelaskan situasi ini pada Lelaki pertama, sahabatnya tercinta. Itu urusan mereka, pikir Lelaki ketiga.***


sumber klik disini




Penyejuk Mata


belajar menghargai apa yang telah diberi sang pencipta, dengan cara merawat, menjaga, dan melestarikan alam..














Rabu, 24 Agustus 2011

Hunting memories



♫♪




























































































































"Kamu sangat berarti
Istimewa di hati
Selamanya rasa ini
Jika tua nanti
Kita t'lah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini"

Project Pop
"Ingatlah Hari Ini"

Penggalan lagu di atas mengingatkan ku saat-saat berharga ini!!































































































































































































Minggu, 06 Februari 2011

Cerpen: belom tau!


Seperti kemarin. Tepat pukul 12 siang lewat, aku duduk dikantin sekolah sambil menunggu Radit yang lagi sholat dhuzur di musolla yang letaknya nggak jauh dari kantin sekolah. Dan kebetulan beberapa hari ini aku lagi datang bulan yang membuat aku tidak diwajibkan buat melaksanakan perintah tuhan yang satu ini. Keadaan kantin saat itu ramai dan penuh dengan anak sekolahan , maklum! namanya juga jam istirahat. Aku yang duduk sendiri di salah satu meja di kantin itu hanya di temani dengan segelas teh manis dingin yang telah tinggal separuh. Tak lama kemudian Radit yang telah selesai sholat dzuhur, datang menyampiriku dan duduk disebelahku sambil menggenggam teh manis dingin di tangan kanannya yang baru dibelinya. Tak ada obrolan serius di antara kami, yang ada cuma obrolan ringan dan pelajaran Akuntansi yang diajari oleh Buk Ida pada jam sebelumnya.
Aku lupa memperkenalkan diri. Namaku Anggun Anggraeni. Tapi, sayang sifatku tak se"Anggun" namaku. Aku terkenal tomboy disekolah, walaupun begitu aku punya impian yang sangat mulia. Menjadi seorang Ibu yang dapat mengurus suami dan anak-anaknya. Beda dengan Radit. Cowok yang mempunyai nama lengkap Septa Raditya Wicaksana itu. lebih feminim dari namanya. Tapi, jangan menaruh pikiran yang nggak-nggak dengan dia. Dia Atlet Renang terbaik yang pernah dimiliki oleh sekolah swasta ini. Dia bukan tipe cowok ngelambai. Namun sedikit kemayu, sama dengan sifat orang jawa kebanyakan. radit adalah teman sekaligus sahabat yang menyenangkan, menyenangkan buat dijadikan tempat curhat, dan menyenangkan juga buat diajak berantam. hahahaha.. dulu kami memang sering berantam, waktu itu kami masih duduk di bangku sekolah dasar. aku yang selalu meminjam peralatan tulis milik Radit dengan paksa, namun Radit tidak pernah tinggal diam, walau ada sedikit isak tangisan yang keluar dari bibir kecilnya, karena kami berdua masih labil dan belum tau apa-apa. perkelahiaan itu hampir setiap hari terjadi, dan berujung pada hukuman membersikan kamar mandi sekolah, walaupun demikian, aku masih belum jerah buat mengganggu Radit. namun sekarang kami sudah remaja,

--to be continued





Kamis, 02 Desember 2010

kehidupan


Perjalan hidup seseorang pasti berbeda-beda. Tidak hanya kegembiraan saja, kesedihan juga terukir di dalamnya. Kehidupan terkadang terasa pahit dan ambar, tanpa ada seseorang yg menjadi penghibur larah. Namun, hanya orang yang berjiwa besar lah yang dapat menjalani dan mensyukuri apa yang telah dan akan terjadi.
Bagaimana dengan kamu?


Gambar dipinjam dari sini




Rabu, 17 November 2010

kampus baru ku







lama udah nggk ngeblog...
tapi kini aku hadir lagi dengan suasana baru dan tampilan yg baru juga....
hanya orang yang ingin maju yang selalu tampil baru dan menarik...

kini aku bukan lah seorang siswa lagi, melainkan seorang mahasiswa di salah Univ. swasta di kota medan. yah! lepas dari bangku sekolah, aku langsung melanjutkan study ku ke perguruan tinggi...
banyak cerita yang lahir dari kampus itu.. mulai dari awal hingga sekarang.. dan pastinya teman ku jadi bertambah..




Kamis, 31 Desember 2009

curhat q?!!


hmmm... ne kisah q, yg selalu q simpan rapat di dalam hati q... Aq takut ntar ne semua bakal busuk dan jadi benalu dalam diri q.. makany q beranikan untuk mempublikasikan semuany....

ini dia........!!

Waktu itu aq baru kelas dua SMK, dan baru saja menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan q.. sembari menunggu guru pada les pertama, aq dan beberapa teman sekelas q.. nongkrong di balkon lantai dua.. tepat di depan kelas q, aq yg hanya bisa mendengar mereka yg tengah asik berbagi cerita seputar pengalaman mereka magang, sesekali mata q yang tampak liar, seolah ingin membayar lunas rasa rindu pada saat aq dan anak SMK BM lainnya magang selama 3 bulan lamanya.. hingga akhirnya mata q tertancap penuh pada siswa baru yang melangkah menuju kantor Kapsel, mungkin untuk mengurus kepindahannya dari sekolah lamany.. Dia melangka dengan yakin, sambil mengenakan seragam sekolah yg di bungkus dengan jaket hitam kesayangannya.. wajahny yg indo, di tambah tatanan gaya rambutnya mohawks.. membuat leher q berputar hampir 180 derajat.. sejak itu, aq mulai curi-curi pandang dengannya.. membuat q salah tingkah saat dekat dengan nya... semua itu q lakukan demi mencuri perhatian dari dirinya.. membuat rasa penasaran q semakin membludak di ubun-ubun q untuk dapat berkenalan dengan Dia dan mencari tw tentang Dia.. seiring berjalannya waktu aq pun tw siapa dia.. latar belakang dia.. berapa jumlah saudarany... semua itu akibat rasa ingin tw q yg lumayan dalam... sehingga perjuangan q pun nggk sia".. aq mengitu senangnya saat teman sekalasny memberikan q secarik foto plus tanda tanganny, yang hingga kini masih tersimpan apik di dalam dompet q, dulu fotony sempat di tahan sama guru Bhs. Indonesia.. di saat yg laen tengah sibuk menyimak, sedangkan aq asyik sendiri memandangi fotony.. seorang teman q menyorakin aq..
dan seketika itu aq kaget, dan foto itupun di tahan selama seminggu.. dengan syarat foto itu tidak akan di keluarkan lg selama pelajaran berlangsung... singkat cerita sampai saat ini perasaan ini belom ilang dari benakku....



^^,





Senin, 07 September 2009

budaya yang kurang terjaga


Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman seni dan budaya, namun kita sering kali menyepelekan aset-aset bangsa yang sangat berharga ini. seiring perkembangan zaman dan berjalanya waktu membuat kita lupa akan budaya bangsa, budaya yang seharusnya kita junjung tinggi dan kita lindungi ini telah banyak di klaim oleh negara tetangga. salah satunya batik. yah, budaya yang menjadi kebanggaan Indonesia tersebut diklaim negara serumpun diseberang sana.
kenapa baru kita sadari bahwa pentingnya budaya bangsa? apalagi buat kemajuan bangsa dan negara..?!!
setelah kabar ini tersebar kemana-mana barulah kita sadar bahwa pentingnya budaya bangsa, selama ini kita telah dilema oleh zaman yang selalu tampil up to date, selalu menampilkan kemolekkan budaya-budaya asing yang kian waktu kian digandrungi, yang membuat kita acuh tak acuh akan budaya sendiri, mungkinkah kita terlalu naif atau mereka yang hanya pandai mengklaim budaya kita..
selamatkan budaya kita bersama sebelum diambil lagi oleh mereka?!!
jadi, masih adakah yang tak peduli dengan budaya bangsa sendiri..









 
© Copyright 2035 AsriePoenya
Theme by Yusuf Fikri